RemajaBumen, Cinta Monyet dan “Keremangan”

“Mbok aja ngomong politik terus kang. Kali-kali WongBumen ngomong tentang dunia remaja, cinta dan “keremangan”. Asik gitu loh.”

Pesan itu disampaikan lewat inbox facebook WongBumen. Dari seorang yang akun-nya sepertinya masih seumuran SMU. Pesan yang singkat, tapi maknanya mendalam.

Ya, politik memang “seolah” dunia orang tua. Bila melibatkan remaja, politik seringnya hanya untuk memobilisir mereka. Dan seringnya, politik bukan untuk mencerdaskan mereka.

Orang tua kini adalah remaja tempo dulu. Jangan-jangan politisi tua yang hanya mengejar kuasa dulunya saat remaja hanya dimobilisir kepentingan politik para orang tua sebelumnya. Balas demdam, jangan-jangan demikian.

Tapi bagaimana dengan politisi muda yang juga semata mengejar kuasa, dan uang dulunya juga remaja yang demikian? Bisa jadi. Setali tiga uang.

Karenanyalah, dunia remaja mesti dididik. Bukan semata pendidikan versi sekolahan yang, mungkin kalau disurvey, membosankan. Tapi pendidikan pemerdekaan, pendidikan pemanusiaan, yang itu berguna untuk bagi para remaja untuk mengembangkan diri.

Okelah kalau begitu. WongBumen akan buka kategori baru, kategori RemajaBumen. Ya, RemajaBumen, yang akan berisi tentang dunia remaja, pendidikan remaja, dunia cinta monyet, dunia “keremangan”. Hehehe..biar komplit gitu loh.

Bagi yang muda, ayo pada gabung. Bagi yang tua, silahkan ikutan berkhotbah..ha ha ha…..jangan lupa, kopi pahit akan dibuatkan buat para orang tua yang sering salahkan mereka …ha ha ha..

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Add to favorites
  • Google Buzz
  • LinkedIn
  • Live
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • Netvibes
  • Plurk
  • Reddit
  • Technorati
  • FriendFeed
  • Ping.fm
  • RSS

About the Author

WongBumen has written 34 stories on this site.

One Comment on “RemajaBumen, Cinta Monyet dan “Keremangan””

  • ekowahyudi wrote on 22 August, 2010, 23:39

    “….cinta monyet,,, ga baik. mendingan mencintai negeri ini dan daerah kita,, berpolitik it perlu bagi remaja. karena jaman dahulu kita ngga diajarkan berpolitk, politik orde baru itu capnya “kejam, keras, konflik, rebutan kekuasaan, makanya harus dirubah oleh remaja.

    Saya adalah remaja kebumen 29 tahun, saya harus berpolitik. karena tatanan politik partai, politik pembangunan pemerintah Kebumen tidak memihak pada rakyat Kebumen. memang sudah rusak tatanan politik kita. masa harus dibiarkan, nanti kita berdosa, dan merusak nasib kita termasuk remaja-remaja itu generasi yang harus tahu berpolitik. dengan “ETIKA POLITIK BAGI REMAJA”.. tapi cinta tetap berjalan…
    hehee,

    [Reply]

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 Wong Kebumen. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.